Friday, November 9, 2012

Injil Lukas 16:9-15

Berbuat baik itu mungkin bahkan pasti bisa dilakukan oleh setiap orang sekecil apa pun itu, tapi untuk menjadi pribadi yang SETIA, tidak semua orang bisa melakukannya dalam tugas dan pekerjaan yang dipercayakan kepadanya. Dalam segalanya, keputusan ada pada setiap orang.

Pagi ini kudatangi engkau sahabatku dan mengulangi saja apa yang Tuhanmu, sahabat jiwamu telah katakan: "Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar."

Betapa indahnya bila di hari ini kita renungkan apa yang Mother Teresa dari Kalkuta pernah katakan; "Aku dipanggil bukan untuk sukses tapi untuk setia."

Aku yakin bahwa kesuksesan adalah milik mereka yang setia dalam tugas, pekerjaan, dan dalam rencana serta rancangan mereka. Kesuksesan selalu ada di ujung kesetiaanmu. Karena itu, mereka yang setia pasti akan merasakan kebahagiaan dalam kesuksesan yang mereka gapai.

Sebagai sahabat dan saudaramu, kubisikkan kepadamu bahwa "Anda pasti bisa setia." Buktikanlah bahwa apa yang kukatakan ini benar-benar terjadi dalam hidupmu, dalam dirimu. Jangan larut dalam kegagalan atau kenyataan bahwa engkau pernah tidak setia, karena masih ada waktu bagimu untuk membuktikan diri sebagai pribadi yang setia terhadap Tuhan dan sesamamu.

Selamat berakhir pekan...
Salam dan doa seorang sahabat untuk para sahabatnya,

***Duc in Altum***
Renungan Pagi: "ENGKAU PASTI BISA SETIA"
Sabtu, 10 November 2012
Injil Lukas 16:9-15

Berbuat baik itu mungkin bahkan pasti bisa dilakukan oleh setiap orang sekecil apa pun itu, tapi untuk menjadi pribadi yang SETIA, tidak semua orang bisa melakukannya dalam tugas dan pekerjaan yang dipercayakan kepadanya. Dalam segalanya, keputusan ada pada setiap orang.

Pagi ini kudatangi engkau sahabatku dan mengulangi saja apa yang Tuhanmu, sahabat jiwamu telah katakan: "Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar."

Betapa indahnya bila di hari ini kita renungkan apa yang Mother Teresa dari Kalkuta pernah katakan; "Aku dipanggil bukan untuk sukses tapi untuk setia." 

Aku yakin bahwa kesuksesan adalah milik mereka yang setia dalam tugas, pekerjaan, dan dalam rencana serta rancangan mereka. Kesuksesan selalu ada di ujung kesetiaanmu. Karena itu, mereka yang setia pasti akan merasakan kebahagiaan dalam kesuksesan yang mereka gapai. 

Sebagai sahabat dan saudaramu, kubisikkan kepadamu bahwa "Anda pasti bisa setia." Buktikanlah bahwa apa yang kukatakan ini benar-benar terjadi dalam hidupmu, dalam dirimu. Jangan larut dalam kegagalan atau kenyataan bahwa engkau pernah tidak setia, karena masih ada waktu bagimu untuk membuktikan diri sebagai pribadi yang setia terhadap Tuhan dan sesamamu.

Selamat berakhir pekan...
Salam dan doa seorang sahabat untuk para sahabatnya,

***Duc in Altum***

Thursday, November 8, 2012

Renungan Pagi: "JADILAH ALASAN SUKA CITA SURGAWI"
Kamis, 8 November 2012
Injil Luk 15:1-10

Dosa selalu merusak hubungan engkau dengan Allahmu, namun cinta kasih Allah memperbaiki/menyambung kembali relasi itu; Dosa selalu menjauhkan engkau dari Allahmu, tapi belas kasih-Nya selalu menarikmu untuk dekat dengan-Nya; Dosa membuatmu terpuruk dalam hidup, tapi rahmat pengampunan Allahlah yang mengangk

atmu ke hadirat-Nya. Kunci dari semuanya adalah pertobatan yang tulus darimu.

Itulah alasannya mengapa Yesus menegaskan dalam Injil hari ini; "...Akan ada suka cita besar di surga ketika satu orang berdosa yang mau bertobat..." Di pagi ini aku menyatakan keyakinanku bahwa engkau pun selalu rindu untuk kembali kepada Allahmu, dan aku berharap semoga saja Anda tergabung dalam kelompok orang yang bertobat itu sehingga menjadi alasan suka cita surgawi hari ini. Inilah kebenarannya, sesaat ketika Anda bertobat maka Anda akan mengerti mengapa Yesus telah mati untukmu.

Karena itu, kuyakinkan engkau sebagai sahabat dan saudaraku bahwa rahmat pengampunan itu selalu tertampung dalam hati Allah, tapi Allah membutuhkan pertobatanmu untuk mengalirkan rahmat itu untukmu. Aku percaya bahwa engkau dapat menjadi alasan suka cita surgawi selama engkau berada di dunia ini, terutama di hari ini. Sungguh, Allah sedang menantimu dengan rindu yang membara.


Salam dan doa seorang sahabat untuk para sahabatnya,

***Duc in Altum***

Selamat siang,
bapak, ibu, saudara-saudari yang kami hormati.
Perkenankanlah saya memberanikan diri untuk memperkenalkan:

"Keluarga kami terdiri dari aneka macam suku dan segala bangsa.

Marilah, andai ada yang berkenan untuk menyaksikan sajian video pada tautan:
< http://www.youtube.com/watch?v=Vs6qZd_xP1w&noredirect=1 >

Kami terdiri atas orang2 muda dan tua,
Kaya dan miskin, laki-laki dan perempuan
orang2 yang berdosa dan orang2 suci.
Keluarga kami telah tersebar di segenap penjuru dunia selama berabad - abad.

Dengan karunia Allah, kami merintis dan memulai rumah sakit untuk merawat orang sakit.
Kami merintis dan mendirikan panti asuhan, pula membantu masyarakat miskin.

Kami adalah organisasi sosial terbesar di planet bumi ini, yang menawarkan bantuan dan kenyamanan untuk setiap mereka yang membutuhkan.

Kami mendidik anak-anak lebih daripada organisasi ilmiah atau lembaga religius lain di mana saja.

Kami terus-menerus mengembangkan metode ilmiah dan bukti2 ilmu hukum.
Kami mendirikan sistem sekolah dan universitas.
Kami mempertahankan hakikat dan martabat semua manusia tanpa terkecuali, dengan menjunjung tinggi pernikahan dan keluarga.

Dipandu oleh Roh Kudus, kami menyusun Kitab Suci
Kami diwujudkan oleh Kitab Suci dan Tradisi suci,
yang secara konsisten menjaga kami selama kurun waktu panjang 2000 tahun sejarah dunia sampai kepada akhir jaman

Kami adalah ...... Gereja Katolik yang universal.
Dengan lebih dari 1,2 Milyard dari total jumlah 6 Milyard populasi manusia di planet bumi, ke dalam kesatuan keluarga kami: Gereja Katolik.

Kami berbagi di dalam Sakramen dan kepenuhan iman Kristiani yang penuh dan sejati.

Selama berabad-abad, kami telah berdoa bagi Anda dan dunia kita ini,
setiap jam, setiap hari, setiap kali kami merayakan perayaan Misa Ekaristi seturut amanat Yesus Kristus sendiri.

Yesus Kristus sendiri yang meletakkan dasar bagi iman kami
ketika Ia berkata kepada Santo Petrus, Paus pertama kami:
"Tu est Petrus!"--"Engkau adalah Petrus",
dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan Gereja-Ku."

Selama lebih dari 2000 tahun, kami memiliki garis suksesi gembala yang tak terputuskan sejak jaman para rasul perdana murid2 pilihan Yesus Kristus sendiri.

Yang telah membimbing Gereja Katolik di dalam Kasih dan Kebenaran yang sejati.
Di dalam alam kesulitan ataupun dunia yang menyakitkan ini
Dan di dunia ini yang tidak sempurna dan penuh dengan kekacauan,
kesulitan dan penderitaan

Sangatlah melegakan buat mengetahui bahwa Iman Katolik kami tetap tidak berubah. Konsisten, Benar, dan Kokoh.
Dan cinta kasih dari Allah yang kekal untuk semua ciptaan-Nya tanpa terkecuali.

Jika kamu telah ke luar dari Gereja Katolik,
Kami mengajak Anda untuk kembali pulang ke Rumah.

Kami adalah satu keluarga di dalam Yesus Kristus,
Tuhan dan Juru-selamat kami.

Kami adalah umat beriman Katolik.

Selamat datang kembali di Rumah-mu!
Gereja Katolik Roma universal yang SATU, KUDUS, KATOLIK dan APOSTOLIK.

*"Damnant quod non intellegunt."--"Manusia itu cenderung untuk menyalahkan dan atau mengutuk apa yang mereka tak mengerti. ."

[+In Cruce Salus, Pada Salib Ada Keselamatan. De Imitatione Christi, II, 2, 2]


"Engkau memiliki banyak kelemahan-kelemahan. Tiap hari engkau menyadarinya secara lebih jelas. Akan tetapi, jangan hendaknya menjadi terkejut karenanya. Allah mengetahui bahwa engkau tidak dapat memberikan lebih banyak hasil.

Kejatuhan-kejatuhanmu yang tidak disengaja – sebagai kejatuhan seorang anak – membuat Allah Bapamu lebih haris memperhatikanmu, dan membuat Bundamu Maria tidak melepaskanmu dari tangannya yang penuh cinta.

Manfaatkanlah kesempatan itu dan pada saat Allah menarik dirimu dari kejatuhan setiap hari, peluklah Dia dengan kuat-kuat dan letakkanlah kepalamu yang lelah pada dada-Nya yang terbuka, agar dengan demikian denyutan hati-Nya membuatmu tergila-gila oleh cinta-Nya yang mahakasih." ~Sto Josemaria Escriva, 'Camino' #884

"Faber est suae quisque fortunae."--"Setiap orang adalah penata/perancang nasibnya sendiri."

[+In Cruce Salus, Pada Salib Ada Keselamatan. De Imitatione Christi, II, 2, 2]

Wednesday, November 7, 2012

Sejenak untuk direnungkan: "YESUSKU LUAR BIASA"

Ketika tidak ada jalan, Yesus bilang: "AKULAH JALAN"
Ketika tidak ada kebenaran, Ia berkata: "AKULAH KEBENARAN"
Ketika ada kematian, Ia bersabda: "AKULAH KEHIDUPAN"
Ketika tidak ada air, Ia menawarkan: "AKULAH AIR KEHIDUPAN"
Ketika tidak ada makanan, Ia berbisik kepadamu: "AKULAH ROTI HIDUP YANG TURUN DARI SURGA."

Akhirnya, aku menyadari bahwa
Akulah yang sering memilih jalan yang salah,
Akulah yang hidup tidak benar di hadapan-Nya,
Akulah yang yang sering lemah dan tak berpengharapan seperti mengalami kematian,
Akulah yang tidak mau meminum Air-Nya,
Dan, Akulah yang mencari makanan murahan di tempat lain dan bukan di Rumah-Nya sendiri di dunia ini.

Aku hanya berharap semoga mata, telinga dan hatiku dibukakan untuk mendengar seruan Jiwa-Nya: "DATANGLAH KEPADAKU KALIAN SEMUA YANG LETIH LESUH DAN BERBEBAN BERAT, DAN AKU AKAN MEMBERIKAN KELEGAAN KEPADAMU."

***Duc in Altum***

Tuesday, November 6, 2012

Pengalaman yang berguna seumur hidup.

"Orang yang tidak pernah jatuh adalah biasa. Tetapi orang yang setiap kali jatuh dan mampu bangun kembali, itu baru luar biasa."

Ada seorang anak dari teman, sudah setengah tahun lulus Wisuda, tidak pergi mencari kerja, pagi tidur sampai siang, malam pergi main internet sampai tengah malam. Belakangan ini meminta uang kepada orang tuanya, mau pergi ke Amerika menuntut ilmu lebih dalam lagi.

Teman ini bertanya kepada saya, mesti tidaknya dia membiarkan dia pergi. Saya menatap rambut teman saya yang banyak putihnya dalam dalam & berkata: "Jika kamu berniat agar anak kamu baik nantinya, biarkan dia pergi, tapi jangan kasih dia uang". Saya terpikir cerita keponakan saya. Dia adalah warga Amerika, dari kecil selalu berpikir mau jadi pengembara, ingin berkelana melihat lihat dunia luar, jadi ingin pergi berkeliling dunia, nanti setelah kembali mau melanjutkan sekolah di Universitas. Biarpun ayahnya seorang dokter, ekonomi keluarga memungkinkan, tetapi ayah ibunya tidak memberinya uang dan dia juga tidak memintanya dari mereka. Sesudah tamat SMA, maka dia segera pergi ke hutan Alaska untuk memotong kayu untuk menabung.

Karena di Alaska saat musim panas siang hari sangat panjang, matahari baru terbenam kira² tengah malam dan sebentar kemudian jam 3 subuh sudah terbit lagi. Jika dalam sehari dia bisa bekerja 16 jam, memotong kayu selama 1 musim, maka dia bisa menabung untuk keliling dunia selama 3 musim.

Maka setelah keliling dunia 2 tahun akhirnya kembali ke sekolah untuk meneruskan pelajaran di Universitas. Dan karena hal ini adalah dirinya sendiri yang memikirkan matang² & secara mendalam, maka jurusan pilihannya yang semestinya perlu 4 tahun untuk lulus, diselesaikannya dalam waktu 3 tahun. Setelah itu mulai mencari pekerjaan.
Karirnya cukup baik, bisa dibilang searah dengan arah angin, lancar naik terus sampai ke posisi Kepala Insinyur/ Manajer Teknik. Pada suatu saat dia bercerita kepada saya dan mengatakan hal di bawah ini yang mempengaruhinya seumur hidup.

Ketika dia bekerja paruh waktu di Alaska, pernah sekali dia dan temannya mendengar teriakan erangan serigala di atas gunung. Mereka sangat cemas dan mulai mencari cari, akhirnya menemukan seekor serigala betina terjerat jebakan dan sedang merintih kesakitan. Terus dia memperhatikan alat jebakan besi yang unik dan tahu bahwa itu adalah milik seorang Pak Tua. Pak Tua ini adalah amatiran, menggunakan waktu luangnya untuk menangkap binatang, kemudian menjual kulitnya untuk menambah kebutuhan dapurnya. Tetapi setahu mereka, si Bapak Tua tadi beberapa hari lalu karena serangan jantung telah diangkut pakai helikopter ke rumah sakit Ancrukhy untuk mendapatkan pertolongan dan dirawat sekarang.

Dan serigala betina ini bakal mati kelaparan karena tidak diurus. Timbul keinginan dia melepaskan serigala betina itu tetapi serigala itu sangat ganas & garang sehingga dia tidak dapat mendekat. Dia juga mengamati ada tetesan susu dari serigala betina ini dan ini menandakan bahwa di sarangnya pasti ada anak² srigala. Dia & temannya menghabiskan banyak sekali tenaga & waktu untuk mencari sarang srigala, sampai menemukan 4 ekor anak serigala dan membawa mereka ke tempat serigala betina tadi untuk diberikan susu. Dengan demikian bisa menghindarkan mereka dari bahaya mati kelaparan. Dia mengeluarkan bekal makanan sendiri untuk diberikan ke serigala betina sebagai makanan & mempertahankan hidupnya.

Malam hari masih harus berkemah di sana dekat serigala betina untuk menjaga serigala & keluarganya dari serangan binatang lain karena ibu serigalanya terjerat tidak bisa membela keamanan diri sendiri maupun anak anaknya. Hal ini terus berlangsung sampai hari kelima, saat dia mau memberi makan serigala betina, tiba² dia memperhatikan serigala tadi mulai meng- goyang²-kan ekornya. Kemudian dia tahu kalau dia sudah mulai mendapatkan kepercayaan dari serigala betina ini.

Akhirnya setelah berlalu 3 hari lagi, baru serigala betina mengizinkan dirinya didekati, membuka jeratan jebakan yang men jepitnya dan melepaskannya bebas kembali. Setelah bebas, serigala betina ini kemudian menjilat tangannya dan membiarkan dia memberikan obat luka di kakinya. Terakhir serigala betina ini membawa anak² pergi, dengan sesekali memutar balikkan kepalanya melihat ke belakang ke arah dia.

Dia terduduk di atas batu dan berpikir, jika seorang manusia bisa membuat seekor binatang buas seperti serigala menjilat tangannya dan menjadi temannya, apakah bisa tidak mungkin seorang manusia membuat manusia lain meletakkan senjatanya & berkawan?
Dia bertekad di kemudian hari untuk berbuat baik & menunjukkan ketulusan hati kepada orang lain, karena dari kasus ini dia mempelajari bahwa dia terlebih dahulu menunjukkan ketulusan hati, maka lawan pasti akan membalasnya dengan ketulusan juga. (Sambil bergurau dia berkata, jika demikian saja tidak bisa,
maka kalah sama binatang.)

Karenanya setelah masuk bekerja, di perusahaan dia berbaik hati kepada orang lain. Per-tama² selalu menganggap orang lain berniat baik, kemudian sendiri bersikap tulus, sering kali suka menolong orang lain, tidak berhati sempit & mengingat kesalahan kesalahan kecil orang lain. Oleh karena ini setiap tahun dia selalu naik jabatan, promosinya cepat sekali. Yang paling penting adalah dia setiap hari melewati kehidupannya dengan sangat gembira, katanya orang yang membantu orang lain adalah lebih gembira dibandingkan dengan orang yang menerima bantuan.
Biarpun dia tidak pernah tahu prinsip ke kristenan bahwa [memberi lebih baik daripada menerima], tetapi dia telah menjalankan kehidupan yang demikian.

Dia berkata kepada saya bahwa dia selalu berterima kasih atas pengalaman dia di Alaska dulu, karena ini membuat dia menerima rejeki kebajikan yang tak habis habisnya seumur hidup ini. Dan ini benar sekali, hanya sesuatu hal yang kita mau, yang bisa kita hargai, strawberry yang sudah mendapatkan embun baru akan manis, manusia yang sudah diasah kesulitan baru menjadi dewasa dan matang.

Jika ada seseorang yang tamat Universitas dan tidak tahu mau bekerja apa, maka harus membiarkan dia pergi keluar untuk diasah oleh sang kehidupan, tidak perlu memberikan dia uang, biarkan dia mencari makan dengan tenaganya, berikan dia 1 kesempatan untuk membuktikan kekuatan dirinya & mencicipi kehidupan, niscaya & percaya dia pasti bisa mendapatkan sebuah pengalaman yang berguna seumur hidup. Tuhan memberkati.